Article

Konsultan BUMD dalam Perspektif Investasi dan Siklus Bisnis.

Konsultan BUMD dalam Perspektif Investasi dan Siklus Bisnis.

Berbicara bisnis tentang pertumbuhan ekonomi, setiap instansi di Indonesia salah satunya BUMD tentu menginginkan tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Dimana lapangan kerja terbuka lebar, daya beli masyarakat tinggi, harga-harga kebutuhan masyarakat stabil,dll adalah harapan dari rencana bisnis BUMD. Namun dalam mewujudkannya tidaklah mudah jadi sangat wajar apabila sebuah bisnis dihadapkan pada fluktuasi. Dan kemudian munculnya siklus bisnis. Siklus bisnis ini bertujuan untuk membantu memprediksi bisnis di masa depan apakah terjadi peningkatan atau penurunan dan terjadi kemunduran atau perluasan.

Saat ini Bisnis BUMD dihadapkan pada sebuah tantangan keberlangsungan usaha BUMD dan juga sebagai agen pembangunan daerah. Keberlangsungan usaha BUMD dimaksudkan bahwa BUMD dapat terus tumbuh, berkesinambungan dan bertahan dari tantangan diluar dan didalam organisasi, dengan kemampuan BUMD yang menjaga keberlangsungan usaha maka fungsi BUMD untuk menjadi agen pembangunan daerah akan lebih efektif.

Baca Artikel Lain : Solusi Meningkatkan Kinerja Operasional dan Antisipasi Potensi Kerugian Financial BUMD.

Dalam mempertahankan, membangun, dan mengembangkan sebuah bisnis BUMD sudah selayaknya suatu organisasi diawali dengan kegiatan untuk merencanakan sebuah strategi dalam pencapaian tujuan organisasi bisnis yang akan di bangun. Dan BUMD perlu memahami siklus bisnis untuk melihat kondisi yang akan datang seperti pada gambar berikut ini :.

Siklus Bisnis, Konsultan Investasi BUMD Pemerintah Daerah.

Siklus Bisnis, Konsultan Investasi BUMD Pemerintah Daerah 1.

Pada beberapa fase perlu mengkaji dengan melibatkan pihak independen dengan Jasa-jasa Kajian:.

1. Berdiri : Pre-Investment Study ,Highest and Best Use StudyFesibility Study (Potensi Ekonomi).

2. Ekspansi : Feasibility Study, Penilaian Saham (Prevatisasi).

3. Puncak : Feasibility Study, Study Pasar (Diversifikasi).

4. Kontraksi : Audit Kinerja dan Review Bisnis.

5. Resesi : Program Restrukturisasi & Efisiensi.

6. Pasca Resesi : Program Recovery (Penyehatan dan Profitisasi).

Latar belakang pendirian BUMD tidak dapat terlepas dari Peraturan Pemerintah No. 54 tahun 2017, dalam pasal 7 disebutkan tujuan didirikannya BUMD yang salah satunya adalah untuk mendapatkan laba dan/atau keuntungan. Tujuan BUMD untuk mendapatkan laba memerlukan sebuah perencanaan bisnis yang matang harus melalui sebuah kajian yang dijelaskan lebih lanjut dalam pasal berikutnya yakni pasal 9 ayat tiga bahwa dasar pendirian BUMD diharus menganalisis kelayakan ekonomi, analisis pasar, analisis pemasaran, analisis lainnya.

Baca Artikel Lain : Jasa Studi Kelayakan Bisnis Pendirian BUMD

Analisis kelayakan adalah salah satu rangkaian perencanaan untuk mengetahui kelayakan usaha BUMD kedepannya, analisis kelayakan juga dapat digunakan untuk rencana ekspansi bisnis BUMD, kerja sama BUMD, kelayakan investasi pengelolaan barang milik daerah, diversifikasi unit usaha BUMD ataupun restrukturisasi BUMD.

Kenyataan dilapangan saat ini berbeda dengan apa yang diamanatkan melalui Peraturan Pemerintah No. 54 Tahun 2017, diberbagai daerah masih banyak BUMD yang tidak beroperasi semestinya, bahkan terdapat BUMD yang terus-menerus mengalami kerugian, penyebab utama penyimpangan yang terjadi adalah kurangnya perencanaan dalam analisis kelayakan pendirian BUMD.

BUMD yang sudah berdiri namun tidak memberikan kontribusi PAD yang baik untuk pemerintah daerah ataupun fungsi penyelenggaraan yang tidak efektif perlu pengkajian ulang program kerja BUMD. Apakah perlu dukungan modal investasi asset tetap tambahan agar fungsi operasional BUMD berjalan? Apakah perlu pengkajian ulang kerja sama dengan pihak swasta yang terikat? Apakah perlu efisiensi dengan meramping struktur organisasi? Apakah perlu modal kerja untuk dapat penetrasi pasar? atau perlu restrukturisasi kerja sama dan kewajiban?. Untuk mengetahui penyebab permasalahan ini maka perlu sebuah analisis yang dikeluarkan oleh konsultan independen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Please contact us for free consultation