Article

Audit Kinerja dan Audit Operasional Perusahaan Daerah (BUMD)

Audit Kinerja dan Audit Operasional Perusahaan Daerah (BUMD)

Audit Kinerja dan Audit Operasional Perusahaan Daerah (BUMD)

Latar Belakang Konsultasi Manajemen Keuangan Untuk Audit Kinerja dan Audit Operasional Perusahaan Daerah

     Terdapat kinerja perusahaan yang belum mencapai kinerja keuangan sesuai ekspektasi pemegang saham.

Maksud dan Tujuan Jasa Konsultasi Manajemen Keuangan Untuk Audit Kinerja dan Audit Operasional Perusahaan Daerah (BUMD)

     Maksud penunjukan jasa konsultan independen adalah untuk melakukan jasa konsultasi manajemen terkait audit operasional atau suatu proses penelaahan dan penilaian segi efisiensi dan effektifitas atas seluruh kegiatan dalam perusahaan khususnya menyangkut masalah operasional, organisasi dan sistim kerja, pemasaran dan penjualan serta aspek keuangan.Sedangkan tujuan yang akan dicapai adalah :

a. Tersedianya sebuah kajian dan identifikasi berbagai masalah dalam perusahaan khususnya yang bermuara pada sisi kinerja operasional dan kinerja keuangan.

b. Mendapatkan gambaran kondisi seutuhnya apakah sumber daya dan sumber dana yang dimiliki perusahaan telah digunakan secara ekonomis, efektif dan efisien dalam rangka pencapain tujuan yang telah digariskan sebelumnya.

c. Tergambarkan kondisi kinerja (laporan keuangan bulan terakhir) sebagai cut off date dalam rangka menyusun program perbaikan/penyehatan kinerja usaha ke depan sebagai entitas bisnis yang berkesinambungan (going concern).

d. Tersusunnya berbagai rekomendasi terkait solusi perbaikan/penyehatan usaha di masa mendatang khususnya terkait masalah keekonomisan, efektifitas dan efisiensi pengelolaan usaha yang terukur dalam kerangka Good Corporate Governance.

Ruang Lingkup Jasa Konsultasi Manajemen Keuangan Untuk Audit Kinerja dan Audit Operasional Perusahaan Daerah (BUMD)

     Rangkaian kegiatan audit operasional yang diharapkan adalah pemeriksaan komprehensif merupakan kegiatan pemeriksaan yang terintegrasi dari berbagai unsur manajemen operasional dan pemeriksaan keuangan guna mengetahui apakah pengendalian manajemen operasi dan keuangan telah memadai dan dapat dipertanggungjawabkan kepada pemegang saham dengan melakukan diantaranya :

  1. Pengumpulan data dan informasi semua aspek kegiatan perusahaan sebagai bahan utama untuk mengetahui latar belakang dan analisis permasalahan, agar mendapatkan gambaran menyeluruh kinerja usaha.
  2. Menelaah sistem pengendalian manajemen melalui evaluasi dan menguji effektivitas pengendalian manajemen di perusahaan melalui observasi dari berbagai fungsi kegiatan organisasi perusahaan termasuk pengetesan atas beberapa transaksi.
  3. Melakukan analisis dan penguraian atas temuan masalah penyimpangan yang terjadi dan berdampak inefisiensi, inefektivitas dan pemborosan serta kelemahan dalam sistim pengendalian perusahaan.
  4. Memberikan rekomendasi perbaikan-perbaikan untuk normalisasi atau penyehatan usaha yang mengarah sebagai entitas usaha mandiri yang berkemampulabaan serta berkesinambungan di masa-masa mendatang.

 

Metode Audit Operasional

Gambaran Metode Audit Operasional

Dalam kajian audit operasional, metode yang digunakan untuk melakukan kajian audit operasional adalah sebagai berikut:

  1. Focus Group Discussion (FGD).
  2. Verifikasi laporan keuangan dan dokumen-dokumen terkait.
  3. Interview/wawancara langsung dengan pejabat yang terkait.
Tahapan Audit Operasional

 Tahapan dalam Menjalankan Audit Operasional

  1. Perencanaan

     Perencanaan untuk audit operasional sama dengan perencanaan untuk audit atas laporan keuangan historis. Auditor operasional harus menentukan ruang lingkup penugasan dan mengkomunikasikannya ke unit organisasi.

a. Me-review data arsip latar belakang setiap auditee.

b. Meninjau fasilitas auditee untuk memastikan bagaimana auditee mencapai tujuannya.

c. Mempelajari dokumentasi yang relevan tentang operasi auditee seperti buku petunjuk kebijakan dan prosedur, bagan arus, standar kinerja dan pengendalian mutu, serta deskripsi tugas.

d .Mewawancarai manajer aktivitas tersebut mengenai bidang-bidang permasalahan tertentu (sering kali disebut entry interview)

e. Melakukan pemeriksaan (atau pengujian audit mini untuk menegaskan atau menjernihkan pemahaman auditor tentang masalah yang potensial.

f. Pemahaman auditor mengenai setiap auditee harus didokumentasikan melalui kuesioner yang sudah diisi dengan lengkap, bagan arus, dan catatan naratif.

2. Akumulasi Bukti dan Evaluasi

     Pengendalian internal dan prosedur operasi merupakan bagian penting dari audit operasional, maka biasanya dilakukan dokumentasi, penyelidikan atas klien, prosedur analitis, dan observasi secara ekstensif.

     Dalam suatu audit operasional, auditor sangat mengandalkan pada pengajuan pertanyaan dan pengamatan. Pendekatan yang biasa dilakukan adalah mengembangkan kuesioner untuk auditee dan menggunakannya sebagai dasar untuk mewawancarai personil auditee.

     Dari pengajuan pertanyaan, auditor berharap akan memperoleh pendapat, komentar, dan usulan tentang pemecahan masalah. Wawancara yang efektif sangat penting dalam audit operasional. Melalui pengamatan terhadap personil auditee, auditor akan mendeteksi inefsiensi dan kondisi lainnya yang ikut menyebabkan masalah ini.

3. Pelaporan serta Tindak Lanjut

     Konsep laporan ini biasanya dibuat oleh auditor penanggung jawab. Konsep tersebut kemudian dibahas dengan manajer unit yang diaudit. Pembahasan ini memenuhi beberapa tujuan yang penting :

a. Memberi auditor peluang untuk menguji akurasi temuan serta ketepatan rekomendasi.

b. Memungkinkan auditor mendapatkan komentar auditee untuk dimasukkan dalam laporan.

Gambar Kerangka Pemikiran Manajemen Keuangan Untuk Audit Kinerja dan Audit Operasional Perusahaan
Jasa konsultasi manajemen keuangan untuk audit kinerja dan audit operasional perusahaan daerah

Jasa konsultasi manajemen keuangan untuk audit kinerja dan audit operasional perusahaan daerah

 
Informasi terkait jasa konsultan Pemerintah Daerah dan Badan Usaha Milik Daerah dapat menghubungi kontak kami.

 

Posted on

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Please contact us for free consultation