Ada hal yang perlu para usahawan ketahui sebelum memulai bisnis, atau ingin mengembangkan unit bisnis baru. Hal tersebut yaitu melakukan Studi Kelayakan Bisnis (Feasibility Study atau FS). FS merupakan riset analisa bisnis yang akan mulai, dapat memproyeksikan keuntungan yang akan datang, serta dapat melihat resiko kedepan yang akan datang.
Banyaknya investasi proyek yang mangkrak, baik pada tahap pembangunan maupun tahap operasi, membuat perlunya ketepatan dan ketelitian dalam tahap studi kelayakan agar risiko kegagalan seperti itu dapat terminimalisir dengan memperbaiki project managemennya. Agar dapat mencapai tingkat perkembangan dan keuntungan usaha yang optimal, hendaknya mengkaji lebih dulu bidang usaha yang akan starting melalui suatu feasibility study (Studi Kelayakan).
Jika ingin memulai suatu bisnis memerlukan perencanaan yang matang, namun kedepannya akan ada hambatan menerjang. Dengan melakukan Feasibility Study, para sobat usahawan dapat melihat gambaran agar bisnis kalian dapata terus berjalan dan meraih keuntungan.
Dengan adanya feasibility study ini, para stakeholder dapat mengetahui apakah suatu proyek memberikan keuntungan atau tidak. Studi Kelayakan proyek ini juga bertujuan untuk mengetahui apakah proyek tersebut menguntungkan untuk para stakeholder. Stakeholder adalah para investor, kreditor, pemerintah, dan developer.Secara umum stakeholder tersebut berperan sebagai berikut.
- Investor, pertimbangan investor bersedia berinvestasi ke dalam proyek salah satunya adalah mendapatkan keuntungan dari proyek. Umumnya investor berinvestasi dengan cara mengambil bagian saham pada perusahaan pengelola.
- Kreditor, kreditor adalah pihak yang memberikan uang dalam suatu proyek dengan perjanjian pengembalian uangnya dengan cara tertentu. Berbeda dengan investor, kreditor tidak mendapatkan keuntungan usaha.
- Pemerintah, dalam skala tertentu pertimbangan pemerintah terhadap pelaksanaan suatu proyek adalah besarnya pengaruh proyek terhadap perekonomian nasional dan menginginkan proyek sedapat mungkin membuka lapangan kerja bagi masyarakat dan memberikan pemasukan kepada negara dalam bentuk pajak-pajak.
- Developer, developer adalah pihak yang mengelola proyek.
ASPEK STUDI KELAYAKAN BISNIS DALAM MEMBANGUN BISNIS
Analisis kelayakan bisnis perlu mempertimbangkan berbagai aspek yang saling berkaitan, berikut aspek-aspek dalam Studi Kelayakan :
-
Aspek Pemasaran
dalam studi kelayakan bisnis ini terkait dengan pertanyaan adakah peluang pasar bagi produk yang dihasilkan perusahaan.Terdapat beberapa hal yang menjadi pertimbangan, antara lain:
- Potensi pasar, yang akan dinilai dari bentuk konsumen atau pasar
- Jumlah konsumen potensial, yang jumlahnya tergambarkan berdasar proses pengukuran dan prediksi permintaan serta penawaran, atas dasar produk sejenis saingan yang sudah ada sekarang ini.
- Daya beli masyarakat juga akan menjadi pertimbangan, di mana dengan cara memperhitungkan pertumbuhan atau perkembangan penduduk.
- Situasi persaingan dalam lingkungan industri.
- Target, segmentasi, serta posisi produk dalam pasar.
- Perilaku, sikap, serta kepuasan konsumen pada produk sejenis (Saingan) yang sudah ada sekarang ini.
- Yang terakhir adalah manajemen pemasaran, di mana ini terdiri dari analisis bauran dan persaingan pemasaran.
-
Aspek Hukum
Aspek ini akan membahas apakah perusahaan itu mendapatkan izin resmi dari negara ataupun badan terkait. Tujuan melakukan analisis pada aspek hukum ini adalah untuk meneliti keaslian, keakuratan, dan kesempurnaan dari dokumen yang ada.
-
Aspek Keuangan
Aspek ekonomi menjadi Point terpenting yang harus dilihat oleh dalam perencanaan ini. Karena untuk mengetahui pengaruh apa yang akan terjadi dengan adanya perusahaan.
More Info and free consultation, please contact us